Selasa (18/7/2023)

PKRS RSUD dr. Rubini Mempawah bekerja sama dengan Instalasi Kesehatan Lingkungan RSUD dr. Rubini Mempawah mengadakan penyuluhan  dengan tema Pencegahan dan Pengendalian Lingkungan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD)

Pengertian Demam Berdarah

Demam berdarah atau DBD adalah penyakit yang menular melalui nyamuk yang terjadi di daerah tropis dan subtropis di dunia. Gejala DBD yang umum adalah demam tinggi dan gejala seperti flu. 

Sementara itu, pada demam berdarah yang parah, kondisi ini bisa menyebabkan pendarahan serius, penurunan tekanan darah secara tiba-tiba (syok) dan bahkan kematian.

Gejala Demam Berdarah

Banyak orang tidak mengalami tanda atau gejala DBD. Ketika gejala benar-benar terjadi, ini sering dikira sebagai penyakit lain, seperti flu. Biasanya gejala DBD akan muncul mulai empat hingga 10 hari setelah mendapat gigitan nyamuk. 

Penyakit ini bisa menyebabkan demam tinggi hingga 40 derajat Celsius. Selain itu, beberapa gejala lainnya, antara lain: 

  • Sakit kepala.
  • Nyeri otot, tulang atau sendi.
  • Mual dan muntah.
  • Sakit di belakang mata
  • Kelenjar bengkak.
  • Ruam.

Dalam beberapa kasus, gejala DBD memburuk dan dapat mengancam jiwa. Nama lainnya adalah demam berdarah parah, demam berdarah dengue atau sindrom syok dengue. Tanda-tanda peringatan demam berdarah yang parah dan merupakan keadaan darurat dapat berkembang dengan cepat. Tanda-tanda peringatan biasanya bermula satu atau dua hari pertama setelah demam hilang, termasuk:

  • Sakit perut parah.
  • Muntah terus-menerus.
  • Perdarahan dari gusi atau hidung.
  • Darah dalam urin, tinja, atau muntahan.
  • Pendarahan di bawah kulit, yang terlihat seperti memar.
  • Pernapasan yang sulit atau cepat.
  • Kelelahan.
  • Iritabilitas atau kegelisahan.

Pencegahan Demam Berdarah

Pencegahan gigitan nyamuk dan pengendalian populasi nyamuk masih menjadi metode utama untuk mencegah penyebaran penyakit ini.

Jika kamu tinggal atau bepergian ke daerah yang sering terkena penyakit ini, tips berikut dapat membantu mengurangi risiko gigitan nyamuk:

  • Gunakan AC atau kelambu pada ventilasi dan tempat tidur. Selain itu, nyamuk yang membawa virus dengue paling aktif dari fajar hingga senja, tetapi mereka juga dapat menggigit pada malam hari.
  • Kenakan pakaian pelindung saat kamu pergi ke daerah yang banyak nyamuk, kenakan baju lengan panjang, celana panjang, kaus kaki, dan sepatu.
  • Gunakan obat nyamuk seperti permetrin karena mereka dapat kamu pakai pada pakaian, sepatu, perlengkapan berkemah, dan kelambu. Kamu juga dapat membeli pakaian yang terbuat dengan permetrin yang sudah ada di dalamnya. Untuk kulit, gunakan repellent yang mengandung setidaknya 10 persen konsentrasi DEET.
  • Mengurangi habitat nyamuk dengan menutup genangan air. Nyamuk yang membawa virus dengue biasanya hidup di dalam dan di sekitar rumah, berkembang biak di genangan air yang dapat berkumpul di ban mobil bekas. Kamu dapat membantu menurunkan populasi nyamuk dengan menghilangkan habitat tempat mereka bertelur. Setidaknya seminggu sekali, wadah kosong dan bersih yang menampung genangan air, seperti wadah tanam, piring hewan, dan vas bunga. Jaga agar wadah air tetap tertutup di antara pembersihan

 

RSUD dr. Rubini Mempawah Melaksanakan Apel Pagi hari Senin (10/7/2023) di halaman gedung management, Apel pagi ini di pimpin langsung oleh Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah (dr. David V.P Sianipar, M.Kes ) dan di ikuti oleh seluruh Pejabat Struktural, Kepala Ruangan, Kepala unit, Kepala Intslalasi, fungsional umum, fungsional khusus dan Tenaga THL.

Pada kesempatan ini direktur RSUD dr. Rubini Mempawah Membacakan Komitmen Bersama Membangun Zona Integritas yang di ikuti oleh seluruh peserta apel, setelah itu di lanjutkan dengan penyampaian amanat Pembina Apel Pagi, diantaranya ; Meningkatkan Disiplin Kerja, meningkatkan rasa empati beserta sikap yang baik ke pelanggan rumah sakit dan meningkatkan Komunikasi Efektif Sesama Petugas agar layanan yang di berikan terkoordinir dengan baik.

Sosialisasi tentang Kawasan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di Lingkungan RSUD dr. Rubini Mempawah
di sampaikan oleh Direktur RSUD dr. Rubini dan dihadiri oleh semua Kepala Ruangan Rawat Inap, Kepala Instalasi dan Kepala Unit

Kegiatan Workshop Manajemen Program infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB) dan Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT)
Diikuti oleh Dokter Spesialis Paru, Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Perawat Pengelola Program TBC RSUD dr.RUBINI Mempawah

 

Mempawah, 23 Juni 2023

Kegiatan Kerja Bakti ( Jum'at Bersih) dan Olahraga Senam Pagi dan Zepin Bersama di RSUD dr. Rubini Mempawah