Senin, 31 Januari 2022

Dalam rangka peningkatan cakupan penerbitan Akta Kelahiran 0 - 18 TH, Akta Kematian, dan Kartu Identitas Anak (KIA), di lakukan penandatanganan kerjasama antara  RSUD dr. Rubini Mempawah dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Mempawah mengenai peningkatan pelayanan, pencatatan dan pencetakan Akte Kelahiran, Akte Kematian, serta pembuatan KIA, Yang dilaksanakan langsung di RSUD dr. Rubini Mempawah,melalui INOVASI " SI DOI " miliknya RSUD dr. Rubini Mempawah.

Semula layanan dilakukan melalui petugas administrasi RSUD dr. Rubini Mempawah yang menerima berkas permohonan pasien persalinan / kematian untuk pengajuan pembuatan Akte Kelahiran / Akte Kematian dan KIA untuk selanjutnya disampaikan kepada petugas operator di Kantor DISDUKCAPIL, sekarang melalui PKS maka layanan pencatatan dan penerbitan Akte Kelahiran / Akte Kematian dan KIA cukup dilakukan di RSUD dr. Rubini Mempawah saja.

Kegiatan Rutin Bulanan Penyuluhan oleh Tim PKRS RSUD dr. Rubini Mempawah Yang dilaksanakan pada tanggal 5 Januari 2022, bertempat Di depan Poli Saraf, Yang berkaitan dengan Sosialisasi PeduliLindungi Dan Vaksinasi Covid-19.

Pemberian vaksin/produk biologis ke tubuh untuk meningkatkan antibodi terhadap pernyakit tertentu
Imunisasi?
Proses dalam tubuh agar seseorang memiliki kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit dalam jangka waktu tertentu.

Cara Kerja Vaksin?
a.    Vaksin Masuk
b.    Tubuh Mengenali Antigen
c.    Antibodi Terbentuk
d.    Virus Diingat

Bekerjasama dengan Bank Kalbar, RSUD dr. Rubini Mempawah menerapkan transaksi nontunai sejak tanggal 22 Desember 2021.
Diserahkan langsung oleh Pimpinan Bank Kalbar Aswin Aditya dharma kepada Direktur RSUD dr Rubini Mempawah dr. David V. P Sianipar, M. Kes.

Mesin EDC (Electronic Data Capture) ini merupakan alat yang digunakan untuk menerima pembayaran yang langsung dapat menghubungkan rekening bank pengguna (konsumen) kemudian memindahkan dananya untuk pembayaran secara realtime.
Memberikan kemudahan kepada konsumen. Jika sedang tidak membawa cash, bisa langsung gesek kartu debit/kredit di mesin EDC.Efisiensi Waktu. Melakukan pembayaran dengan mesin EDC lebih cepat dibanding secara cash yang kadang perlu menghitung dulu uangnya.Lebih Aman, Kalau pembayaran secara cash kadang ada masalah dalam perhitungan uang, atau bahkan risiko beredarnya uang palsu. Dengan menggunakan mesin EDC maka pembayaran akan lebih aman

Pada tanggal 12 Januari 2022,
RSUD dr. Rubini Mempawah menerima kunjungan Tim Studi Banding RSUD Pemangkat
Kegiatan dibuka langsung oleh Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah dr. David V.P Sianipar, M.Kes dan dihadiri oleh perwakilan Rekam Medis, Manajemen, Tim IT, dan Tim RSUD Pemangkat sebanyak 8 Orang. Selanjutnya penyampaian materi dilakukan oleh Rekam Medis dan TIM IT RSUD dr. Rubini Mempawah
Adapun studi banding yang dilakukan diantaranya sebagai berikut :
1.    Infrastruktur IT untuk SIMRS Khanza
2.    Alur Implementasi di Rawat Jalan
3.    Alur Implementasi di Rawat Inap
4.    Alur Implementasi di Penunjang dan Farmasi
5.    Alur Implementasi di Kasir
6.    Bridging Aplikasi BPJS, Ina CBGS dan  SIMRS Khanza
7.    Alur Pendaftaran hingga penyimpanan dokumen Rekam Medis Sentralisasi
Kegiatan dilakukan di Aula RSUD dr. Rubini dan dilanjutkan telusur ruangan Rekam Medis dan Unit IT
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) pada RSUD Pemangkat.

 

Kamis, 16 Desember 2021

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Mempawah melaksanakan kegiatan bersama Tim Penanggulangan HIV AIDS RSUD dr.Rubini Mempawah yaitu melakukan Voluntary Counselling and Testing (VCT) serta sosialisasi terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Kelas IIB Mempawah.

Cempaka Sandra Dewi, AMK selaku Ketua Tim Penanggulangan HIV AIDS RSUD dr.Rubini menjelaskan VCT adalah kegiatan konseling dan tes HIV sebagai langkah awal dan deteksi dini terhadap pencegahan dan penularan HIV/AIDS selanjutnya dapat langsung ditangani dengan cepat dan tepat.

Lebih lanjut, ia menjelaskan sosialisasi dan VCT tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan kepada WBP terhadap bahaya HIV/AIDS serta mengetahui faktor risiko dan menghindari perilaku berisiko HIV di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Mempawah.

Sosialisasi tersebut diikuti 150 WBP Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Mempawah.

Kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif.