Mempawah - Dalam memperingati hari AIDS Sedunia Tim Penanggulangan HIV/AIDS RSUD dr RUBINI Mempawah dengan dukungan penuh Direktur RSUD dr RUBINI Mempawah mengadakan serangkaian kegiatan, seperti VCT Mobile ke Populasi Kunci dan Populasi Khusus, penyuluhan tentang HIV/AIDS dan Senam Sehat yang sasarannya karyawan RSUD dr RUBINI Mempawah dan masyarakat. Sesuai dengan tema Hari AIDS Sedunia oleh Kementerian Kesehatan yaitu “Bersama Masyarakat Menuju Sukses”. HAS ini adalah bagian dari Program Kerja Tim Penanggulangan HIV/AIDS RSUD dr RUBINI Mempawah

Adapun Kegiatan VCT Mobile dilaksanakan pada tanggal 25-27 November 2019, Penyuluhan Tentang HIV/AIDS dan Senam Sehat dilaksanakan pada tanggal 1 Desember 2019 yang dihadiri sebanyak kurang lebih 150 orang dihalaman RSUD dr. RUBINI Mempawah. Rangkaian kegiatan HAS dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh MC Sdri. Hilya Dhiya Ayuni, kata sambutan oleh Direktur RSUD dr RUBINI Mempawah yang diwakili oleh Kabag TU Ibu Dra. Indra Rindawati dan pembacaan do’a yang dipimpin oleh Bapak Nuzly Ramadhani, S.Si., Apt. Dilanjutkan dengan penyuluhan tentang HIV/AIDS yang disampaikan oleh Ibu Cempaka Sandra Sari, AMk yang berakhir dengan tanya jawab kepada masyarakat, selanjutnya Senam Sehat yang dipandu oleh Instruktur Senam Ockey Librata Silrya yang mendapat antusiasme dari masyarakat yang hadir. Setelah acara Senam Sehat, dilanjutkan dengan pembagian doorprize. Kegiatan ini dimulai dari pukul 06.45 dan berakhir pukul 09.00.

Terimakasih kepada Direktur RSUD dr. RUBINI Mempawah beserta jajaran, Tim Penanggulangan HIV/AIDS RSUD dr. RUBINI Mempawah, Tim PKRS RSUD dr. RUBINI Mempawah, Karyawan RSUD dr. RUBINI Mempawah, Rutan Klas II B Mempawah, serta masyarakat Kabupaten Mempawah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan Hari AIDS Sedunia kali ini.

Harapannya tidak ada lagi stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. Perawatan, pengobatan dan dukungan terhadap ODHA tersedia di RSUD dr. RUBINI Mempawah dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah khususnya dan masyarakat di luar Kabupaten Mempawah pada umumnya.

 

 

 

 

Mempawah – RSUD dr. Rubini Mempawah telah melaksanakan kegiatan Survei Verifikasi Akreditasi Rumah Sakit Tahun Pertama SNARS Edisi 1. Kegiatan tersebut berlangsung selama 2 hari, yaitu dari tanggal 19 – 20 Nopember 2019. Adapun yang menjadi Surveior, yaitu: dr. Husin Basir dan Ike Gunawiarsih.

Kegiatan dimulai dengan penyambutan oleh RSUD dr. Rubini Mempawah atas kedatangan para surveior lewat tari Sekapur Sirih yang dibawakan oleh pegawai rumah sakit, tari ini menggambarkan ungkapan rasa putih hati seluruh jajaran pegawai rumah sakit dalam menyambut Surveior.

Kegiatan selanjutnya adalah acara pembukaan. Kegiatan ini dilakukan di Aula IGD RSUD dr. Rubini Mempawah dimana seluruh peserta yang hadir mengikuti setiap rangkaian mata acara yang telah disusun mulai dari Pembacaan Doa, Safety Briefing, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Yel-yel rumah sakit. Selanjutnya Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, dr. David V.P. Sianipar, M.Kes memaparkan presentasi yang berisi ringkasan capaian Perencanaan Perbaikan Strategis (PPS), Capaian Indikator Mutu Wajib (12 Indikator Mutu Kemenkes), Capaian Indikator Mutu Pelayanan Klinis Prioritas (Area Klinis, Area Manajemen dan Sasaran Keselamatan Pasien), dan Evaluasi Kepatuhan 5 Standar Pelayanan kedokteran. Kegiatan selanjutnya adalah telusur dokumen dan ruangan. Sebelum kegiatan ini ditutup secara resmi, para Surveior menyampaikan hasil survei dalam sesi exit conference.

Parpurna!!! Kita Pertahankan!!! Salam…. Sampai jumpa tahun depan…

 

 

 

 

Mempawah – Pada hari Senin tanggal 4 Nopember 2019, Bupati Mempawah Hj. Erlina, SH., MH melakukan kunjungan ke RSUD dr. Rubini Mempawah. Kunjungan ini bertujuan untuk memimpin Apel pagi serta melakukan peninjauan ke Poliklinik Rawat Jalan, IGD dan Ruang Rawat Inap sekaligus melakukan dialog kepada pasien dan keluarga. Dalam memimpin Apel pagi, Bupati Mempawah memberikan pengarahan yang membangkitkan semangat dan motivasi seluruh pegawai RSUD dr. Rubini Mempawah, diantaranya agar menjaga sikap dalam memberikan pelayanan, meningkatkan kedisiplinan dan selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada pasien dan pengunjung rumah sakit.

 

 

  

Mempawah – Pada hari Rabu tanggal 13 Nopember 2019, RSUD dr. Rubini Mempawah bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Mempawah mengadakan kegiatan bakti sosial donor darah di lingkungan RSUD dr. Rubini Mempawah. Kegiatan yang dilaksanakan dari pukul 08.00 – 12.00 wib ini menghasilkan 12 kantong golongan darah A, 10 kantong golongan darah B, 22 kantong golongan darah O dan 4 kantong golongan darah AB.

Adapun maksud dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk rasa kepedulian terhadap sesama dalam bentuk kegiatan donor darah, dan bertujuan untuk membangun rasa kepedulian terhadap sesama, mempererat tali silaturahmi antar pegawai RSUD dr. Rubini Mempawah serta membantu penyediaan stok darah di bank darah dan UTD PMI Kabupaten Mempawah. Selanjutnya kegiatan ini direncanakan sebagai agenda rutin setiap 4 bulan sekali.

Setetes darah kita sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Ayo ikut serta di kegiatan selanjutnya...

 

Mempawah - Sumbing bibir dan langit-langit adalah kondisi kelainan anatomis yang didapat dari lahir yang mengakibatkan gangguan penampilan maupun psikis yang sangat mempengaruhi kehidupan sosial dan masa depan penderitanya. Cacat bawaan sumbing bibir dan langit-langit bisa mengenai siapa saja, di semua daerah tanpa terkecuali. Penyebab yang pasti sampai saat ini belum diketahui dengan pasti, hanya penelitian yang telah dilakukan kemungkinan berkaitan dengan keturunan, perkawinan keluarga dekat, kurang gizi, infeksi saat kehamilan dan lain-lain.

Untuk mengatasi kecacatan tersebut perlu pendekatan psikologis kepada orang tua dan keluarga, karena cenderung memperlakukan anak tidak semestinya dengan menyembunyikan dari pergaulan sosial. Pengetahuan tentang penanganan sumbing perlu sekali dipahami, agar orang tua dan keluarga terbuka mencari pertolongan buat anaknya.

Operasi bibir sumbing adalah pengobatan paling utama untuk menyatukan kembali celah bibir yang terbentuk pada mulut bayi. Bukan Cuma membantu menormalkan kondisi fisik wajahnya, operasi bibir sumbing juga bertujuan untuk memudahkan anak saat makan, berbicara dan mendengar.

Namun demikian, yang menjadi masalah bagi keluarga untuk melakukan operasi adalah mengenai pembiayaan, yang relatif tidak murah, dimana memerlukan operasi rekonstruksi bertahap agar perkembangannya mendekati anak normal.

Berdasarkan hal tersebut, dengan tujuan meringankan beban penderita, orang tua dan keluarga, untuk membantu menyelesaikan masalah, maka pada tanggal 27 September 2019 bertempat di RSUD dr. Rubini Mempawah telah dilaksanakan kegiatan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Operasi Celah Langit. Kegiatan ini diprakarsai oleh Yayasan Smile Train bekerja sama dengan RSUD dr. Rubini Mempawah.

Dari proses penjaringan yang telah dilakukan sejak bulan Juli Tahun 2019, didapatkan 5 orang yang terdaftar untuk mengikuti kegiatan ini. Tahapan selanjutnya adalah dilakukan skrining terhadap calon peserta, begitu juga pemeriksaan laboratorium penunjang dan pemeriksaan thorax foto, adapaun dokter pemeriksa dari RSUD dr. Rubini Mempawah, yaitu: dr. I Nyoman Sudiatmika, Sp.A dan dr. Alexander Kurniadi, Sp.A., M.Sc.

Dari 5 orang peserta, diketahui 3 orang berumur 5 bulan (diagnosa: Labiochizis, jenis operasi: Labioplasty), 1 orang berumur 2 tahun (diagnosa: Palatochizis inkomplit, jenis operasi: Palato plasty), dan 1 orang berumur 14 tahun (diagnosa: Labiochizis + Palatochizis inkomplit, jenis operasi: Labio + Palato plasty).

Adapun tenaga medis yang terlibat dalam kegiatan ini, yaitu:

Tim dari Yayasan Smile Train:

  1. drg. Deliana, Sp.BM
  2. drg. Karolina, Sp.BM
  3. Supiyati

Tim dari RSUD dr. Rubini Mempawah:

  1. dr. Zulkarnaen Bus, Sp.An
  2. drg. Asih Pratiwi, M.Kes
  3. Perawat Anesthesi
  4. Perawat Ruangan Kamar Operasi

Segala keterbatasan yang menjadi kendala dalam membantu penderita cacat bibir sumbing dan langit-langit diselesaikan bersama untuk tujuan yang sangat mulia. Salam...