Mempawah - Sumbing bibir dan langit-langit adalah kondisi kelainan anatomis yang didapat dari lahir yang mengakibatkan gangguan penampilan maupun psikis yang sangat mempengaruhi kehidupan sosial dan masa depan penderitanya. Cacat bawaan sumbing bibir dan langit-langit bisa mengenai siapa saja, di semua daerah tanpa terkecuali. Penyebab yang pasti sampai saat ini belum diketahui dengan pasti, hanya penelitian yang telah dilakukan kemungkinan berkaitan dengan keturunan, perkawinan keluarga dekat, kurang gizi, infeksi saat kehamilan dan lain-lain.

Untuk mengatasi kecacatan tersebut perlu pendekatan psikologis kepada orang tua dan keluarga, karena cenderung memperlakukan anak tidak semestinya dengan menyembunyikan dari pergaulan sosial. Pengetahuan tentang penanganan sumbing perlu sekali dipahami, agar orang tua dan keluarga terbuka mencari pertolongan buat anaknya.

Operasi bibir sumbing adalah pengobatan paling utama untuk menyatukan kembali celah bibir yang terbentuk pada mulut bayi. Bukan Cuma membantu menormalkan kondisi fisik wajahnya, operasi bibir sumbing juga bertujuan untuk memudahkan anak saat makan, berbicara dan mendengar.

Namun demikian, yang menjadi masalah bagi keluarga untuk melakukan operasi adalah mengenai pembiayaan, yang relatif tidak murah, dimana memerlukan operasi rekonstruksi bertahap agar perkembangannya mendekati anak normal.

Berdasarkan hal tersebut, dengan tujuan meringankan beban penderita, orang tua dan keluarga, untuk membantu menyelesaikan masalah, maka pada tanggal 27 September 2019 bertempat di RSUD dr. Rubini Mempawah telah dilaksanakan kegiatan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Operasi Celah Langit. Kegiatan ini diprakarsai oleh Yayasan Smile Train bekerja sama dengan RSUD dr. Rubini Mempawah.

Dari proses penjaringan yang telah dilakukan sejak bulan Juli Tahun 2019, didapatkan 5 orang yang terdaftar untuk mengikuti kegiatan ini. Tahapan selanjutnya adalah dilakukan skrining terhadap calon peserta, begitu juga pemeriksaan laboratorium penunjang dan pemeriksaan thorax foto, adapaun dokter pemeriksa dari RSUD dr. Rubini Mempawah, yaitu: dr. I Nyoman Sudiatmika, Sp.A dan dr. Alexander Kurniadi, Sp.A., M.Sc.

Dari 5 orang peserta, diketahui 3 orang berumur 5 bulan (diagnosa: Labiochizis, jenis operasi: Labioplasty), 1 orang berumur 2 tahun (diagnosa: Palatochizis inkomplit, jenis operasi: Palato plasty), dan 1 orang berumur 14 tahun (diagnosa: Labiochizis + Palatochizis inkomplit, jenis operasi: Labio + Palato plasty).

Adapun tenaga medis yang terlibat dalam kegiatan ini, yaitu:

Tim dari Yayasan Smile Train:

  1. drg. Deliana, Sp.BM
  2. drg. Karolina, Sp.BM
  3. Supiyati

Tim dari RSUD dr. Rubini Mempawah:

  1. dr. Zulkarnaen Bus, Sp.An
  2. drg. Asih Pratiwi, M.Kes
  3. Perawat Anesthesi
  4. Perawat Ruangan Kamar Operasi

Segala keterbatasan yang menjadi kendala dalam membantu penderita cacat bibir sumbing dan langit-langit diselesaikan bersama untuk tujuan yang sangat mulia. Salam...

 

 

Mempawah - Dalam rangka HUT Republik Indonesia ke-74, HUT Kabupaten Mempawah dan HUT RSUD dr. Rubini Mempawah, RSUD dr. Rubini Mempawah bekerja sama dengan Smile Train akan mengadakan kegiatan Bakti Sosial “Operasi Bibir Sumbing dan Celah-celah Langit” Gratis.

Proses pendaftaran akan dilakukan pada tanggal: 27 Agustus – 25 September 2019, Skrinning/Pemeriksaan pada tanggal:  24-25 September 2019 dan Recana pelaksanaan Operasi pada tanggal: 27-28 September 2019.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui Telepon / WA ke nomor: 0895 3730 29933 atau datang langsung ke RSUD dr. Rubini Mempawah.

Mempawah - Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr. Rubini Mempawah pada tanggal 28 Januari 2019 kembali mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan yang kali ini mengangkat tema tentang Pengaturan Gizi Pada Penderita/Pasien Jantung. Kegiatan ini dilaksanakan di depan Poliklinik Penyakit Dalam RSUD dr. Rubini Mempawah dengan nara sumber dr. Erinda Chuzaifah Sangkala, M.Gizi. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

 

 

Mempawah - RSUD dr. Rubini Mempawah menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Implementasi Lean Management dari tanggal 22-24 Juli 2019. Kegiatan ini dibuka oleh dr. David VP Sianipar, M.Kes selaku Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, dengan nara sumber dari PKMK FK KMK UGM, yaitu Dr. Firman MPH, Yos Hendra, SE., MM., M.Ec.Dev.Ak.CA., MAPPI dan Barkah Wahyu Prasetyo, SE.Ak.CA.

Mempawah - RSUD dr. Rubini telah menyelesaikan proses survei akreditasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dari tanggal 21 – 24 Nopember 2018. Survei akreditasi dilakukan oleh Tim KARS dengan susunan tim surveior dr. Alvin Kosasih Sp.P sebagai ketua tim survei sekaligus surveior kelompok Medis, dr. Fachri Razi, Sp.OG sebagai surveior kelompok medis, dr. M. Burhan, MMRS sebagai surveior kelompok manajemen dan Ibu Ike Gunawiarsih, S.Kp., MARS sebagai surveior kelompok keperawatan. Tujuan akreditasi diantaranya adalah meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit, untuk itu kehadiran tim surveior adalah untuk melihat apakah kualitas pelayanan yang diberikan oleh RSUD dr. Rubini Mempawah sudah memenuhi standar yang ditetapkan.

Survei akreditasi diawali dengan  prosesi sambutan selamat datang berupa tari-tarian dengan tema “cuci tangan” oleh tim penari dari RSUD dr. Rubini Mempawah, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pembukaan di Aula IGD RSUD dr. Rubini Mempawah.  Kegiatan pembukaan dimulai dengan safety briefing, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta, pembacaan Doa, yel-yel rumah sakit, dan sambutan serta perkenalan para surveior.