PKRS RSUD dr. Rubini Mengadakan Penyuluhan tentang Insulin Pen
Mempawah, Senin 23 Februari 2026 — Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr. Rubini kembali melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan bagi pasien dan keluarga. Bertempat di Poli Penyakit Dalam, PKRS bekerja sama dengan Instalasi Farmasi mengadakan penyuluhan mengenai penggunaan insulin pen yang benar dan aman.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian rumah sakit terhadap masih ditemukannya pasien yang menggunakan insulin pen dengan teknik yang kurang tepat, sehingga berpotensi memengaruhi efektivitas terapi.

 

Mempawah – Komitmen dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang humanis dan penuh empati terus diwujudkan oleh RSUD dr. Rubini Mempawah. Sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pelayanan, rumah sakit kembali menghadirkan inovasi Pojok Sedekah Jumat yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat di area Depo Farmasi Rawat Jalan.
Inovasi ini diperuntukkan bagi seluruh pasien rawat jalan yang sedang menunggu proses pelayanan obat. Melalui program tersebut, pasien dapat menikmati makanan dan minuman ringan yang telah disediakan secara gratis. Kehadiran Pojok Sedekah Jumat diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih nyaman dan menyenangkan selama waktu tunggu.
Program ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
• Memberikan kenyamanan tambahan bagi pasien saat menunggu obat
• Mengurangi rasa jenuh dan kebosanan selama antrean
• Membantu pasien agar tidak perlu meninggalkan area pelayanan untuk mencari atau membeli makanan

 

Mempawah, Selasa (10 Februari 2026) — RSUD dr. Rubini Mempawah melaksanakan kegiatan Update Program Nasional Berantas Tuberkulosis (TB) sebagai langkah nyata dalam memperkuat komitmen rumah sakit terhadap pengendalian dan eliminasi TB di lingkungan pelayanan kesehatan.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, dr. Riska Susanti, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas unit serta sinergi antara rumah sakit, puskesmas, dan program nasional dalam upaya deteksi dini, penanganan cepat, dan pencegahan penularan tuberkulosis di masyarakat.

“Pengendalian TB tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama seluruh tenaga kesehatan, mulai dari fasilitas pelayanan primer hingga rumah sakit rujukan, agar target eliminasi TB dapat tercapai,” ujar dr. Riska Susanti.

Materi utama disampaikan oleh Dokter Spesialis Paru RSUD dr. Rubini Mempawah, dr. Uray Riki Arif Maulana, Sp.P, yang memaparkan pembaruan terkini terkait pengobatan Tuberkulosis, meliputi kebijakan nasional terbaru, tata laksana klinis TB sensitif obat maupun TB resistan obat, pemantauan kepatuhan pengobatan, serta tantangan yang masih dihadapi dalam pelaksanaan program TB di lapangan.

Dalam paparannya, dr. Uray Riki juga menekankan pentingnya pengobatan TB yang tuntas dan terpantau, peran aktif tenaga kesehatan dalam edukasi pasien, serta koordinasi rujukan antara puskesmas dan rumah sakit guna mencegah putus obat dan meningkatkan keberhasilan terapi.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif yang berlangsung aktif dan dinamis. Peserta daring dari 14 Puskesmas se-Kabupaten Mempawah tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan, khususnya terkait pengobatan TB, penanganan efek samping obat, alur rujukan pasien TB, serta strategi meningkatkan kepatuhan pasien selama masa pengobatan.

Kamis, 12 Februari 2026 — RSUD dr. Rubini Mempawah menerima kunjungan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Landak dalam rangka penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait penguatan sistem rujukan pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses dan kesinambungan pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Landak yang terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan PBI APBD Kabupaten Landak.
Melalui kerja sama ini, pasien rujukan dari fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Landak, terutama yang menggunakan skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Kabupaten Landak, dapat memperoleh pelayanan kesehatan di RSUD dr. Rubini Mempawah sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Mempawah, Kamis 29 Januari 2026 RSUD dr. Rubini Mempawah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui peluncuran inovasi SAPA-RUBINI (Sahabat Pendamping Pasien dan Pengunjung RSUD dr. Rubini).

Launching inovasi SAPA-RUBINI dilaksanakan pada kegiatan apel pagi yang diikuti seluruh jajaran manajemen dan civitas hospitalia RSUD dr. Rubini. Kegiatan dilanjutkan dengan seremonial pemakaian selempang SAPA-RUBINI kepada petugas pendamping sebagai simbol dimulainya pelayanan inovasi tersebut.

Usai apel pagi dan seremoni, petugas SAPA-RUBINI langsung turun ke lapangan untuk menyapa serta mendampingi pasien dan keluarga yang sedang berobat di RSUD dr. Rubini, sebagai bentuk implementasi nyata pelayanan yang humanis dan berorientasi pada pasien.

Komitmen Pelayanan Humanis dan Terintegrasi
Inovasi SAPA-RUBINI merupakan wujud nyata komitmen RSUD dr. Rubini dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang informatif, ramah, humanis, dan terintegrasi, sehingga pasien dan pengunjung merasa dilayani, didampingi, serta dihargai sejak pertama kali memasuki lingkungan rumah sakit.
Melalui kehadiran petugas SAPA-RUBINI, pasien dan pengunjung akan memperoleh pendampingan langsung mulai dari pemberian informasi hingga mengarahkan ke unit layanan yang dituju.

Subcategories