Mempawah – RSUD dr. Rubini Mempawah menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Landak dalam rangka koordinasi dan sharing terkait persiapan layanan hemodialisis (HD) di RSUD Landak.
Kunjungan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Landak, di antaranya Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, serta Direktur RSUD Landak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mempawah, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Plt. Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, Kepala Bappeda Kabupaten Mempawah, serta jajaran manajemen RSUD dr. Rubini.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Landak menyampaikan bahwa secara umum RSUD Landak telah siap untuk menyelenggarakan layanan hemodialisis, baik dari sisi sarana prasarana, ketersediaan alat HD, maupun tenaga perawat dan dokter. Namun demikian, layanan tersebut belum dapat berjalan karena masih belum tersedianya dokter penanggung jawab layanan hemodialisis.

Mempawah – RSUD dr. Rubini Mempawah mengikuti kegiatan pendampingan dari Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat sebagai upaya persiapan penilian ombudsman dan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan rumah sakit.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta implementasi standar pelayanan publik, sekaligus mendorong peningkatan tata kelola layanan kesehatan yang lebih transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Dalam perannya sebagai pengawas eksternal pelayanan publik, Ombudsman memiliki fungsi penting dalam memastikan pelayanan rumah sakit, khususnya rumah sakit pemerintah, berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Selain itu, Ombudsman juga berperan dalam mencegah terjadinya maladministrasi serta menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan.

Mempawah, 30 Maret 2026 — RSUD dr. Rubini Mempawah menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) Pelatihan Advance Cardiac Life Support (ACLS) bagi tenaga medis dan keperawatan di lingkungan rumah sakit. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 30 Maret hingga 4 April 2026, dengan metode pelatihan daring pada hari pertama dan dilanjutkan secara luring hingga akhir kegiatan.
Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Plt. Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, dr. Riska Susanti, serta dihadiri oleh jajaran manajemen rumah sakit. Peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari dokter dan perawat yang merupakan garda terdepan dalam penanganan kegawatdaruratan medis.
Pada pelaksanaan pelatihan ini, RSUD dr. Rubini Mempawah menghadirkan tim instruktur profesional dari AGD 118 sebagai narasumber utama. Pelatihan ACLS oleh AGD 118 merupakan program intensif bersertifikasi yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan tenaga medis dalam menangani kegawatdaruratan jantung, khususnya pada 10 menit pertama yang sangat krusial dalam menyelamatkan nyawa pasien.
Materi pelatihan mengacu pada standar internasional dari American Heart Association (AHA), yang mencakup penanganan henti jantung, aritmia, serta berbagai kondisi darurat kardiopulmoner lainnya. Peserta juga dilatih untuk mampu bekerja secara tim, mengambil keputusan klinis secara cepat, serta melakukan tindakan resusitasi secara efektif dan terstandar.
Dalam sambutannya, dr. Riska Susanti menyampaikan bahwa pelatihan ACLS merupakan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, terutama dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan cepat, tepat, dan terintegrasi.

MEMPAWAH – Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr. Rubini Mempawah kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pemberantasan penyakit menular. Bertempat di ruang tunggu poliklinik, PKRS mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan mengenai penanganan pasien Tuberkulosis (TBC) yang disampaikan langsung oleh perawat ahli dari Poli Paru.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam kepada pasien dan keluarga pasien mengenai pencegahan, pengobatan, hingga pentingnya pola hidup sehat dalam memutus rantai penularan TBC di lingkungan masyarakat.
Mengenal Tuberkulosis: Lebih dari Sekadar Batuk Biasa
Dalam penyuluhan tersebut, dipaparkan bahwa Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Meski umumnya menyerang paru-paru, bakteri ini juga dapat menyerang organ tubuh lain seperti tulang, kelenjar getah bening, hingga selaput otak.

Mempawah — RSUD dr. Rubini Mempawah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan melaksanakan training (pelatihan) penggunaan alat mamografi bagi tenaga medis terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dalam pengoperasian alat serta penguasaan teknik pencitraan payudara secara digital.
Pelatihan ini menghadirkan trainer profesional dari vendor GMM, yang memberikan pembekalan secara komprehensif kepada peserta. Materi yang disampaikan meliputi teknik pencitraan payudara digital yang tepat, prosedur keamanan penggunaan alat, serta tata cara pengoperasian alat mamografi sesuai standar.
Melalui pelatihan ini, tenaga kesehatan RSUD dr. Rubini Mempawah diharapkan mampu mengoperasikan alat mamografi dengan baik dan benar, sehingga dapat menghasilkan hasil pemeriksaan yang akurat dan berkualitas dalam mendukung penegakan diagnosis, khususnya untuk deteksi dini penyakit pada payudara.
Dengan telah dilaksanakannya pelatihan ini, RSUD dr. Rubini Mempawah kini selangkah lebih maju dalam mempersiapkan layanan pemeriksaan penunjang menggunakan alat mamografi. Pelayanan ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, sembari menunggu proses perizinan dari BAPETEN sebagai regulator penggunaan alat radiasi di bidang kesehatan.

Subcategories