
- Details
- Written by RSUD dr.Rubini
- Category: News
- Hits: 19

Mempawah – Dalam upaya meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, RSUD dr. Rubini Mempawah kembali menggelar kegiatan In House Training (IHT) Early Warning System (EWS) dan Code Blue pada Senin, 11 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan tim 118 sebagai narasumber yang memberikan materi dan simulasi penanganan kegawatdaruratan di rumah sakit.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Plt. Direktur dr. Riska Susanti dan dihadiri oleh jajaran manajemen serta seluruh civitas hospitalia RSUD dr. Rubini Mempawah. Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam mendeteksi dini kondisi pasien yang mengalami perburukan serta meningkatkan kesiapan penanganan kegawatdaruratan secara cepat dan tepat.
Dalam sambutannya, dr. Riska Susanti menegaskan pentingnya implementasi Early Warning System di seluruh ruang rawat inap setelah kegiatan pelatihan ini dilaksanakan.
“Setelah kegiatan ini, seluruh ruangan rawat inap harus mulai menerapkan EWS pada pasien yang membutuhkan sebagai upaya deteksi dini kondisi pasien agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.
Pelatihan EWS dan Code Blue memiliki manfaat penting dalam pelayanan rumah sakit, khususnya dalam meningkatkan keselamatan pasien (patient safety). Early Warning System membantu tenaga kesehatan mengenali tanda-tanda penurunan kondisi pasien lebih awal melalui pemantauan parameter klinis, sehingga risiko terjadinya kondisi kritis dapat diminimalkan.
- Details
- Written by RSUD dr.Rubini
- Category: News
- Hits: 75
RSUD dr. Rubini Mempawah Rilis Jurnal Ilmiah tentang Digital Marketing dan Kualitas Pelayanan Rumah Sakit
Mempawah – RSUD dr. Rubini Mempawah kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu layanan kesehatan melalui publikasi karya ilmiah. Kali ini, RSUD dr. Rubini Mempawah merilis jurnal ilmiah berjudul “Pengaruh Digital Marketing dan Kualitas Pelayanan Rumah Sakit terhadap Kunjungan Ulang Pasien di RSUD dr. Rubini Mempawah.”
Jurnal ilmiah tersebut ditulis oleh Plt. Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, dr. Riska Susanti, bersama Dina Octaviani, yang merupakan mahasiswa Program Magister Manajemen, Universitas Panca Bhakti Kalimantan Barat. Karya ilmiah ini dipublikasikan pada Jurnal Cendekia Ilmiah (J-CEKI) Vol. X, No. X dengan ISSN 2828-5271. Dengan terbitnya jurnal ilmiah ini, RSUD dr. Rubini Mempawah menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan demi memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
- Details
- Written by RSUD dr.Rubini
- Category: News
- Hits: 48

Kamis, 7 Mei 2026, RSUD dr. Rubini Mempawah melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pelayanan penerjemah bahasa dengan Yayasan Gelombang Kasih. Kerja sama ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, khususnya dalam mendukung komunikasi antara tenaga kesehatan dengan pasien asing atau pasien yang memiliki keterbatasan bahasa.
Adapun kerja sama tersebut mencakup pelayanan penerjemah Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin. Langkah ini diambil berdasarkan pengalaman di lapangan, di mana RSUD dr. Rubini beberapa kali menerima pasien yang menggunakan Bahasa Mandarin dalam proses komunikasi pelayanan kesehatan.
Dengan adanya kerja sama pelayanan penerjemah ini, diharapkan komunikasi antara pasien dan tenaga kesehatan dapat berjalan lebih efektif, sehingga proses pelayanan medis, penyampaian informasi, edukasi pasien, hingga tindakan medis dapat dipahami dengan baik oleh pasien maupun keluarga pasien.
Selain sebagai bentuk peningkatan pelayanan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan RSUD dr. Rubini Mempawah dalam menghadapi akreditasi rumah sakit tahun 2026. Dalam standar akreditasi, khususnya pada Pokja Komunikasi dan Edukasi (KE), rumah sakit diwajibkan memiliki daftar penerjemah serta kerja sama resmi terkait pelayanan penerjemah bagi pasien yang membutuhkan.
Manajemen RSUD dr. Rubini berharap melalui kerja sama ini, rumah sakit dapat memberikan pelayanan yang lebih ramah, inklusif, dan berorientasi pada keselamatan pasien tanpa terkendala hambatan bahasa. Upaya ini juga menjadi bentuk komitmen rumah sakit dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan sesuai standar akreditasi rumah sakit.
- Details
- Written by RSUD dr.Rubini
- Category: News
- Hits: 50

Jumat, 8 Mei 2026, RSUD dr. Rubini Mempawah mengadakan kegiatan senam bersama yang dilaksanakan di depan Aula Gedung C RSUD dr. Rubini. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran manajemen, tenaga kesehatan, staf, serta seluruh civitas hospitalia RSUD dr. Rubini dengan penuh semangat dan antusias.
Senam bersama ini menjadi salah satu kegiatan rutin rumah sakit dalam upaya menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran jasmani, serta mempererat kebersamaan antarpegawai di lingkungan rumah sakit. Selain memberikan manfaat fisik, kegiatan olahraga bersama juga menjadi sarana membangun semangat kerja yang positif dan meningkatkan kekompakan antarunit pelayanan.
Melalui kegiatan ini, RSUD dr. Rubini ingin menanamkan pentingnya pola hidup sehat kepada seluruh pegawai, mengingat tenaga kesehatan dan seluruh civitas hospitalia dituntut untuk selalu berada dalam kondisi prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
- Details
- Written by RSUD dr.Rubini
- Category: News
- Hits: 55

Dalam rangka persiapan menghadapi akreditasi rumah sakit yang direncanakan pada September 2026, RSUD dr. Rubini Mempawah mengikuti seminar online yang diselenggarakan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pada Kamis–Jumat, 7–8 Mei 2026.
Kegiatan bertajuk “Optimalisasi Implementasi Manajemen Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Berbasis Standar Akreditasi Rumah Sakit 2024” ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh berbagai unsur di lingkungan RSUD dr. Rubini, di antaranya bagian IT, instalasi rekam medis, kepala ruangan, kepala unit, serta beberapa kelompok kerja (Pokja) akreditasi.
Seminar ini menjadi salah satu langkah strategis rumah sakit dalam memperkuat pemahaman dan kesiapan menghadapi survei akreditasi mendatang, khususnya pada aspek manajemen rekam medis elektronik dan sistem informasi kesehatan yang kini menjadi bagian penting dalam standar akreditasi rumah sakit tahun 2024.
Subcategories
Page 1 of 40



