Mempawah — RSUD dr. Rubini Mempawah terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan melaksanakan training (pelatihan) penggunaan alat mamografi bagi tenaga medis terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dalam pengoperasian alat serta penguasaan teknik pencitraan payudara secara digital.
Pelatihan ini menghadirkan trainer profesional dari vendor GMM, yang memberikan pembekalan secara komprehensif kepada peserta. Materi yang disampaikan meliputi teknik pencitraan payudara digital yang tepat, prosedur keamanan penggunaan alat, serta tata cara pengoperasian alat mamografi sesuai standar.
Melalui pelatihan ini, tenaga kesehatan RSUD dr. Rubini Mempawah diharapkan mampu mengoperasikan alat mamografi dengan baik dan benar, sehingga dapat menghasilkan hasil pemeriksaan yang akurat dan berkualitas dalam mendukung penegakan diagnosis, khususnya untuk deteksi dini penyakit pada payudara.
Dengan telah dilaksanakannya pelatihan ini, RSUD dr. Rubini Mempawah kini selangkah lebih maju dalam mempersiapkan layanan pemeriksaan penunjang menggunakan alat mamografi. Pelayanan ini diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat, sembari menunggu proses perizinan dari BAPETEN sebagai regulator penggunaan alat radiasi di bidang kesehatan.

Mempawah, 1 April 2026 — RSUD dr. Rubini Mempawah mengikuti kegiatan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Mempawah tentang pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pengambilan sumpah/janji ASN tenaga dokter dan staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, dr. Riska Susanti, bersama para tenaga dokter dan staf yang secara resmi menerima SK pengangkatan. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ASN dipimpin oleh Wakil Bupati Mempawah, Bapak Juli.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Mempawah menyampaikan bahwa status sebagai ASN merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, serta komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah diharapkan mampu bekerja secara profesional, disiplin, dan menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugas.
Beliau juga menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai dasar ASN, seperti berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif dalam setiap pelaksanaan tugas. Selain itu, ASN diharapkan terus meningkatkan kapasitas diri serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman guna mendukung pembangunan daerah yang lebih baik.

Mempawah, 31 Maret 2026 — RSUD dr. Rubini Mempawah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan dan tata kelola rumah sakit dengan mengikuti pelatihan kelas online bertema Peran Satuan Pemeriksaan Internal (SPI) dalam Standar Akreditasi Rumah Sakit, yang dilaksanakan oleh KARS
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran manajemen, Tim Satuan Pemeriksaan Internal (SPI), Tim Akreditasi, serta Komite Mutu RSUD dr. Rubini Mempawah. Pelatihan dilaksanakan secara daring dan bertujuan untuk memperkuat pemahaman serta peran strategis SPI dalam mendukung pemenuhan standar akreditasi rumah sakit.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemaparan terkait pentingnya fungsi pengawasan internal yang efektif dalam memastikan seluruh proses pelayanan dan manajemen rumah sakit berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

Mempawah, 31 Maret 2026 — RSUD dr. Rubini Mempawah mengikuti kelas online Program Nasional (Prognas) yang diselenggarakan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sebagai bagian dari upaya persiapan menghadapi akreditasi rumah sakit yang dijadwalkan pada bulan September 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh Kelompok Kerja (Pokja) dan Tim Prognas RSUD dr. Rubini Mempawah yang terdiri dari berbagai unsur pelayanan dan penunjang rumah sakit. Keterlibatan lintas tim ini menunjukkan komitmen rumah sakit dalam memastikan implementasi program nasional berjalan secara optimal dan terintegrasi.
Program Nasional (Prognas) rumah sakit merupakan bagian dari standar akreditasi yang berfokus pada upaya peningkatan mutu pelayanan kesehatan serta keselamatan pasien melalui implementasi program prioritas nasional. Adapun beberapa Program Nasional (Prognas) di rumah sakit meliputi:
• Program Penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi 
• Program Percepatan Penurunan Stunting 
• Program Pengendalian Penyakit Menular (seperti TB dan HIV/AIDS) 
• Program Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) 
• Program Peningkatan Pelayanan Gizi Rumah Sakit 
• Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) 
• Program Keselamatan Pasien 
• Program Penggunaan Obat Rasional

Mempawah, 30 Maret – 4 April 2026 — RSUD dr. Rubini Mempawah mengikuti kegiatan In House Training (IHT) Advance Cardiac Life Support (ACLS) yang diperuntukkan bagi tenaga medis dan keperawatan di lingkungan rumah sakit.
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama beberapa hari dengan metode kombinasi, yaitu pada hari pertama dilakukan secara daring, kemudian dilanjutkan secara luring mulai hari kedua hingga tanggal 4 April 2026. Pelatihan ini diikuti oleh dokter dan perawat sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di RSUD dr. Rubini Mempawah.
Pelaksanaan pelatihan ACLS ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga medis dalam penanganan kegawatdaruratan kardiovaskular, khususnya pada kondisi henti jantung dan gangguan irama jantung yang memerlukan tindakan cepat, tepat, dan terstandar.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan RSUD dr. Rubini Mempawah dalam menghadapi proses akreditasi rumah sakit yang direncanakan berlangsung pada bulan September 2026. Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan salah satu indikator penting dalam penilaian akreditasi, khususnya dalam aspek keselamatan pasien dan mutu pelayanan.

Subcategories