Mempawah, 4 Mei 2026 — RSUD dr. Rubini Mempawah menerima kunjungan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Kabupaten Mempawah pada Senin (4/5). Kunjungan ini bertujuan untuk menyalurkan bantuan donasi kepada pasien kurang mampu yang sedang menjalani perawatan di RSUD dr. Rubini.
Ketua YBM PLN UP3 Mempawah, M. Irvan Harvani, menyampaikan bahwa penerima bantuan merupakan pasien yang tergolong tidak mampu serta memenuhi kriteria 8 asnaf, yaitu fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharimin, fisabilillah, dan ibnu sabil.
Pada kesempatan tersebut, donasi diberikan kepada 10 pasien kelas III yang sedang dirawat di RSUD dr. Rubini. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pengobatan serta memberikan dukungan moral bagi pasien dan keluarga.

Mempawah – RSUD dr. Rubini Mempawah melaksanakan kegiatan pemberian imunisasi Campak Rubela (MR) bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan sebagai tindak lanjut dari surat Plt. Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tanggal 9 April 2026 Nomor HK.02.02/C/1837/2026 tentang Pemberian Imunisasi MR di lingkungan rumah sakit pemerintah dan wahana internsip.
Kegiatan ini dilaksanakan di Poli Vaksin Lantai 2 Gedung C (samping Poli MCU) RSUD dr. Rubini Mempawah, dengan peserta yang terdiri dari tenaga medis, tenaga kesehatan, serta dokter umum dan dokter gigi yang sedang menjalani program internsip.
Pelaksanaan imunisasi ini merupakan bagian dari upaya perlindungan kesehatan tenaga kesehatan yang memiliki risiko tinggi terpapar penyakit menular, khususnya campak dan rubela, mengingat intensitas kontak dengan pasien di lingkungan rumah sakit.

Mempawah – RSUD dr. Rubini Mempawah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan publik melalui pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) periode Triwulan I Tahun 2026. Berdasarkan hasil survei, RSUD dr. Rubini Mempawah memperoleh nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 87,97 dengan Mutu Pelayanan B dan Kinerja Unit Pelayanan: Baik.
Survei ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi berkala terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat, sekaligus menjadi instrumen penting dalam mendorong peningkatan pelayanan secara berkelanjutan.
Pelaksanaan SKM ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, yang mewajibkan setiap instansi pelayanan publik, termasuk rumah sakit pemerintah, untuk mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.

Mempawah – Dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan gigi dan mulut, Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr. Rubini Mempawah bekerja sama dengan Dokter Gigi Internship menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kesehatan bertema “Komplikasi Pasca Pencabutan Gigi” di Poli Gigi RSUD dr. Rubini Mempawah.
Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada pasien dan masyarakat mengenai kondisi yang dapat terjadi setelah tindakan pencabutan gigi, termasuk cara pencegahan, penanganan awal, serta pentingnya mengikuti anjuran dokter gigi setelah prosedur dilakukan. Penyuluhan disampaikan langsung oleh Dokter Gigi Internship RSUD dr. Rubini Mempawah sebagai bagian dari pelayanan promotif dan preventif kepada masyarakat.
Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa pencabutan gigi merupakan tindakan medis yang umum dilakukan untuk mengatasi gigi rusak berat, infeksi, gigi goyang, atau indikasi medis lainnya. Meskipun tergolong prosedur yang sering dilakukan, pasien tetap perlu memahami bahwa beberapa komplikasi dapat terjadi apabila perawatan pasca pencabutan tidak dilakukan dengan baik.

Mempawah – Dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga yang sehat dan berkualitas, Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr. Rubini Mempawah melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang Layanan Keluarga Berencana (KB) di Poli Kebidanan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen RSUD dr. Rubini Mempawah dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya kepada pasien dan keluarga pasien yang berada di lingkungan rumah sakit. Penyuluhan disampaikan langsung oleh tenaga kebidanan RSUD dr. Rubini Mempawah dengan materi seputar pentingnya keluarga berencana, manfaat penggunaan kontrasepsi, jenis-jenis alat kontrasepsi, serta perencanaan kehamilan yang aman dan sehat.
Dalam penyampaian materi dijelaskan bahwa program Keluarga Berencana bertujuan untuk membantu pasangan suami istri merencanakan jumlah anak, jarak kelahiran, serta usia ideal kehamilan guna meningkatkan kesehatan ibu, anak, dan kesejahteraan keluarga. Program ini juga berperan penting dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta mencegah kehamilan berisiko tinggi.

Subcategories