MEMPAWAH – RSUD dr. Rubini Mempawah terus melangkah maju dalam memperluas akses layanan kesehatan spesialis bagi masyarakat Kabupaten Mempawah. Pada Selasa (14/04/2026), bertempat di Ruang Rapat Manajemen, RSUD dr. Rubini menerima kunjungan tim BPJS Kesehatan Cabang Pontianak dalam rangka proses Kredensialing Layanan Kateterisasi Jantung (Intervensi Jantung) dan Neurologi (Intervensi Stroke).
Proses kredensialing ini merupakan tahapan krusial untuk memastikan kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, serta prosedur keamanan pasien sebelum layanan canggih menggunakan alat Cath Lab (Catheterization Laboratory) ini resmi dioperasikan melalui penjaminan BPJS Kesehatan.
Inovasi Layanan Cath Lab: Solusi Jantung dan Saraf
Kehadiran alat Cath Lab di RSUD dr. Rubini akan menjadi tonggak sejarah baru. Fasilitas ini nantinya dapat digunakan untuk tindakan intervensi seperti pemasangan ring jantung (stenting) dan penanganan kasus neurologi/saraf (seperti Digital Subtraction Angiography atau DSA) untuk pasien stroke. Dengan adanya layanan ini, warga Mempawah tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan darurat jantung maupun saraf yang membutuhkan waktu cepat (golden period).

MEMPAWAH – Menjelang penilaian akreditasi yang dijadwalkan pada bulan September 2026 mendatang, RSUD dr. Rubini Mempawah mulai tancap gas. Pada Jumat, 10 April 2026, manajemen menggelar rapat koordinasi dan evaluasi perdana yang bertempat di Aula B Lantai 3 Gedung RSUD dr. Rubini.
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Plt. Direktur RSUD dr. Rubini, dr. Riska Susanti, dan dihadiri oleh seluruh ketua serta anggota Kelompok Kerja (Pokja) Akreditasi. Dalam arahannya, dr. Riska menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar mengejar sertifikat, melainkan wujud nyata peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.

MEMPAWAH – Masih dalam suasana khidmat bulan Syawal, RSUD dr. Rubini Mempawah menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal bersama seluruh civitas hospitalia pada Kamis, 9 April 2026. Bertempat di lingkungan RSUD, acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan serta menyatukan visi dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.
Acara ini dihadiri secara lengkap oleh jajaran dokter spesialis, dokter umum, kepala instalasi rawat jalan dan rawat inap, kepala unit, kepala ruangan, hingga staf fungsional maupun struktural. Kehadiran seluruh elemen pegawai, mulai dari P3K (paruh waktu maupun penuh waktu) hingga Tenaga Harian Lepas (THL), menunjukkan soliditas keluarga besar RSUD dr. Rubini.

MEMPAWAH – Kebersamaan dan rasa kekeluargaan menyelimuti Aula Lantai 3 Gedung C RSUD dr. Rubini Mempawah pada Kamis, 9 April 2026. Manajemen beserta seluruh civitas hospitalia berkumpul untuk menghadiri acara perpisahan sekaligus pelepasan tiga pegawai terbaik yang telah memasuki masa purna tugas (pensiun).
Ketiga pegawai yang memasuki masa purna bakti tersebut adalah:
1. Dra. Indra Rindawati (Kepala Tata Usaha)
2. Edy Irawan, SE. (Staf Tata Usaha bagian Kasir)
3. Ibu Yuspida (Staf Bagian Rekam Medis)
Acara ini dibuka langsung oleh Plt. Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, dr. Riska Susanti, didampingi jajaran manajemen. Dalam sambutannya, dr. Riska menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pengabdian panjang dan dedikasi yang telah diberikan para purna tugas bagi kemajuan rumah sakit.

Mempawah – RSUD dr. Rubini Mempawah menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Landak dalam rangka koordinasi dan sharing terkait persiapan layanan hemodialisis (HD) di RSUD Landak.
Kunjungan ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Landak, di antaranya Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, serta Direktur RSUD Landak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Mempawah, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Plt. Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, Kepala Bappeda Kabupaten Mempawah, serta jajaran manajemen RSUD dr. Rubini.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Landak menyampaikan bahwa secara umum RSUD Landak telah siap untuk menyelenggarakan layanan hemodialisis, baik dari sisi sarana prasarana, ketersediaan alat HD, maupun tenaga perawat dan dokter. Namun demikian, layanan tersebut belum dapat berjalan karena masih belum tersedianya dokter penanggung jawab layanan hemodialisis.

Subcategories