
MEMPAWAH – RSUD dr. Rubini Mempawah menerima kunjungan kerja dari jajaran Anggota Komisi V DPRD Provinsi Kalimantan Barat pada Rabu, 15 April 2026. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau secara langsung kualitas pelayanan kesehatan serta kondisi sarana dan prasarana yang ada di rumah sakit kebanggaan masyarakat Mempawah tersebut.
Sambutan Hangat di Ruang Manajemen
Rombongan legislator tingkat provinsi tersebut disambut langsung oleh Plt. Direktur RSUD dr. Rubini, dr. Riska Susanti, beserta jajaran manajemen di Ruang Rapat Manajemen. Dalam pembukaannya, dr. Riska menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas perhatian para anggota dewan terhadap perkembangan layanan kesehatan di RSUD dr. Rubini.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Komisi V DPRD Provinsi Kalimantan Barat yang telah berkenan hadir. Kehadiran Bapak/Ibu sekalian menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar dr. Riska.
Diskusi Strategis: Fokus pada Kenyamanan Pasien
Dalam sesi diskusi, Anggota Komisi V DPRD Kalbar memberikan beberapa catatan penting sebagai bahan evaluasi. Salah satu sorotan utama adalah perlunya penambahan sarana dan prasarana pendukung, khususnya kursi tunggu di area Rawat Jalan.
Pihak DPRD berharap tidak ada lagi masyarakat atau pasien yang harus mengantre sambil duduk di lantai akibat keterbatasan fasilitas tempat duduk. Hal ini menjadi poin krusial demi menjaga kenyamanan dan martabat pasien yang datang berobat.
Menanggapi hal tersebut, dr. Riska Susanti menjelaskan bahwa pihak manajemen telah bergerak cepat.
• Pengadaan 2026: Kebutuhan kursi tunggu dan pembenahan sarana lainnya sudah masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2026.
• Proses Pengadaan: Saat ini, RSUD dr. Rubini tengah bersiap untuk melakukan proses pengadaan guna memastikan fasilitas tersebut segera tersedia bagi masyarakat.
• Optimasi CSR Perusahaan: Menindaklanjuti saran dari anggota DPRD, pihak rumah sakit juga akan menjajaki peluang kerja sama melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan besar di wilayah Kabupaten Mempawah. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pengadaan fasilitas kesehatan tanpa hanya bergantung pada satu sumber pendanaan.

Tinjauan Lapangan ke Area Pelayanan
Usai berdiskusi, rombongan Komisi V didampingi manajemen rumah sakit melakukan hospital tour untuk melihat realita di lapangan. Peninjauan mencakup beberapa titik vital, antara lain:
1. Instalasi Gawat Darurat (IGD): Memastikan kesiapan penanganan darurat.
2. Ruang Rawat Inap: Melihat kondisi fasilitas perawatan bagi pasien yang menginap.
3. Instalasi Rawat Jalan: Meninjau alur antrean dan kapasitas ruang tunggu pasien.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam mendukung pengembangan RSUD dr. Rubini sebagai rumah sakit rujukan yang prima, lengkap, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Barat.
Penulis: PKRS RSUD dr. Rubini Mempawah




