
MEMPAWAH – Menjelang penilaian akreditasi yang dijadwalkan pada bulan September 2026 mendatang, RSUD dr. Rubini Mempawah mulai tancap gas. Pada Jumat, 10 April 2026, manajemen menggelar rapat koordinasi dan evaluasi perdana yang bertempat di Aula B Lantai 3 Gedung RSUD dr. Rubini.
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Plt. Direktur RSUD dr. Rubini, dr. Riska Susanti, dan dihadiri oleh seluruh ketua serta anggota Kelompok Kerja (Pokja) Akreditasi. Dalam arahannya, dr. Riska menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar mengejar sertifikat, melainkan wujud nyata peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Komitmen Kelengkapan Dokumen dan Eviden
Dalam sambutannya, dr. Riska menekankan kepada seluruh Pokja—mulai dari Tata Kelola Rumah Sakit (TKRS), Kualifikasi dan Pendidikan Staf (KPS), Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK), hingga kelompok kerja pelayanan klinis seperti Akses dan Keberlangsungan Pelayanan (AKP) dan Pengkajian Pasien (PP)—untuk bergerak cepat.
"Saya minta seluruh Pokja segera menyiapkan dokumen secara detail sesuai dengan Elemen Penilaian (EP) yang diminta dalam Standar Akreditasi Rumah Sakit KARS. Setiap kebijakan, pedoman, hingga bukti pelaksanaan di lapangan (eviden) harus tersedia dan terimplementasi dengan baik," tegas dr. Riska.
Evaluasi Mingguan untuk Atasi Kendala
Pada sesi diskusi, masing-masing perwakilan Pokja memaparkan progress atau kemajuan yang telah dicapai serta kendala teknis yang dihadapi di lapangan. Untuk memastikan persiapan berjalan sesuai jalur (on track), manajemen memutuskan untuk mengagendakan rapat evaluasi secara rutin satu minggu sekali.
Rapat rutin mingguan ini bertujuan untuk:
• Monitoring Progres: Memantau sejauh mana dokumen dan eviden telah terkumpul.
• Problem Solving: Mencari solusi bersama atas kendala yang dialami tiap Pokja.
• Sinkronisasi Antar Unit: Memastikan setiap unit kerja saling bersinergi dalam memenuhi elemen penilaian yang bersifat lintas sektoral.
Menuju Pelayanan Berstandar Nasional
Persiapan yang dilakukan jauh-jauh hari ini diharapkan dapat membuahkan hasil maksimal saat survei penilaian nanti. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh civitas hospitalia, RSUD dr. Rubini optimis dapat mempertahankan dan meningkatkan status akreditasi demi memberikan pelayanan yang aman, bermutu, dan terstandarisasi bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mempawah.
"Kita tunjukkan bahwa RSUD dr. Rubini siap memberikan yang terbaik. Akreditasi adalah budaya kerja kita sehari-hari," pungkas dr. Riska menutup rapat.
Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr. Rubini Mempawah
Unit Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr. Rubini Mempawah




