Mempawah – RSUD dr. Rubini Mempawah menyelenggarakan In House Training (IHT) Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi tenaga non kesehatan pada Jumat dan Senin, 12 dan 15 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam meningkatkan kesiapsiagaan seluruh sumber daya manusia dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan medis di lingkungan rumah sakit.
IHT BHD ini diikuti oleh tenaga non kesehatan dari berbagai unit, antara lain Staf Tata Usaha, Instalasi Farmasi, Laboratorium, Kesehatan Lingkungan, Unit Laundry, Unit Cesemix, Unit IT, Unit Informasi, Poliklinik Gigi, Poliklinik Mata, Fisioterapi, Admisi Ruangan, Sopir, Porter, Kasir, Pramusaji, Cleaning Service, serta Security.
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Plt. Direktur RSUD dr. Rubini Mempawah, dr. Riska Susanti. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pelatihan Bantuan Hidup Dasar bagi tenaga non medis di lingkungan rumah sakit.
“Pelatihan BHD ini sangat penting, karena dalam situasi darurat seperti pasien pingsan atau mengalami henti jantung, siapapun yang berada di sekitar pasien harus mampu memberikan pertolongan pertama dengan cepat dan tepat. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk menyelamatkan nyawa,” ujar dr. Riska Susanti.
Beliau juga menghimbau kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan IHT ini dengan sungguh-sungguh hingga selesai, sehingga ilmu yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan dengan baik apabila dibutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, RSUD dr. Rubini Mempawah menghadirkan narasumber profesional dari Emergency Medical Training 911, dan dr. Elit Irawan M. Kes, SpB., Subsp. BD (K). FINACS yang memberikan materi teori dan praktik Bantuan Hidup Dasar, termasuk penanganan henti napas, henti jantung, serta teknik resusitasi jantung paru (RJP).


Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Adapun tujuan diselenggarakannya In House Training BHD ini adalah:
1.Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga non kesehatan dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar.
2.Meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pegawai RSUD dr. Rubini dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan medis.
3.Menciptakan lingkungan rumah sakit yang lebih aman dan responsif terhadap situasi darurat.
   Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain:
•Tenaga non kesehatan mampu memberikan pertolongan pertama secara cepat dan tepat sebelum tenaga medis datang.
•Mengurangi risiko kematian dan komplikasi akibat keterlambatan penanganan darurat.
•Meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di RSUD dr. Rubini Mempawah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, RSUD dr. Rubini Mempawah berharap seluruh pegawai, baik tenaga medis maupun non medis, dapat berperan aktif dalam mendukung pelayanan kesehatan yang optimal dan berorientasi pada keselamatan pasien.